Featured Post Via Labels

Instagram Photo Gallery

16 Feb 2015

Pengalaman Dalam LDR

Share & Comment



          LDR (Long Distance Relationship), siapa sih yang belum pernah melakukan LDR ini?
Sudah banyak sekali orang didunia ini yang pernah melakukan LDR.
Saya juga pernah melakukan LDR. Dan tapi itu tidak berlangsung dengan lama.
Membahas tentang LDR, sebenarnya apa sih LDR itu?
LDR (Long Distance Relationship) adalah hubungan pacaran yang memiliki jarak berjauhan satu sama lain antara laki laki atau wanita tersebut.
Biasanya orang yang melakukan LDR mengandalkan Gadget seperti Komputer, laptop, smartphone untuk tetap bisa saling berkomunikasi setiap hari dan setiap saat.
Tapi kebanyakan saya lihat orang yang melakukan LDR itu seperti terpikat dengan gadget nya. Setiap saat selalu saja memegang gadget dan mengetik sms/chatting dengan pacar LDR annya.
Jujur saja saya juga pernah melakukan LDR tapi saya merasa seperti diperbudak untuk selalu saja memainkan gadget saya setiap saat setiap waktu.
Ada beberapa hal yang cukup merugikan ketika melakukan LDR yang saya alami:


1.Orang itu seperti diperbudak gadget untuk selalu memainkannya setiap saat.
Kenapa seperti itu? Karena biasanya orang yang melakukan LDR itu terlalu manja, 5 menit saja ngilang atau tidak chatting. Pasti sudah timbul rasa was was kepada pacarnya itu. 1 hari saja tidak chatting rasanya seperti ditinggal selama 1 tahun dengan tanpa kabar.
Makanya orang lebih diperbudak harus chatting dengan pacarnya setiap saat.


2.Rasa takut dan cemburu yang begitu besar.
Kenapa demikian? Karena ketika LDR kita pasti tidak tau apa saja yang sedang dilakukan pacar kita.
Kita juga enggak tau siapa saja yang sedang deket dengan pacar kita, karena jarak yang membatasi itu semua. Dari itu semua muncul berbagai rasa yang tumbuh seperti contohnya Takut.
Biasanya orang yang melakukan LDR lebih memiliki rasa takut, takut jika pacarnya selingkuh, takut jika pacarnya jalan dengan wanita lain atau takut ketika sudah enggak memberi kabar lagi.
Dan juga cemburu, padahal pacarnya itu sedang pergi untuk bertemu dengan teman temannya yang mayoritas kebanyakan lawan jenisnya dibanding yang sama jenisnya. Disitu muncul banyak sekali rasa cemburu dan kecurigaan. Seperti, "Kamu jangan deket-deket banget sama dia yah!", "Awas aja kamu sampai nempel-nempel sama dia", "Awas aja kalau sampai mesra banget sama dia atau deket deket".


3.1 hari tanpa kabar, rasanya seperti 1 tahun menghilang.
Ada orang yang melakukan LDR dan melihat pacarnya sedang sibuk dalam suatu urusan.
Terkadang harus ditinggal untuk tidak berkomunikasi dalam sehari.
Tapi, terkadang ada yang pacarnya merasa seperti ditinggal pacarnya selama 1 tahun. Padahal hanya ditinggal 1 hari saja.

Tapi dari itu juga ada beberapa hal + yang bisa didapat dari LDR tersebut antara lain:


1.Orang itu akan dilatih kesabarannya.
Karena biasanya orang yang melakukan LDR itu selalu ingin bertemu dengan pasangannya. Tapi jarak membuatnya menjadi susah, tapi dari itu kedua pasangan diuji untuk saling bersabar, jika mereka berdua sanggup sabar bertahan lama. Suatu saat nanti pasti akan bertemu.


2.Melatih untuk saling percaya.
Saling percaya dalam LDR itu perlu loh, gunanya agar hubungan bisa bertahan lama dan tidak ada yang saling menuduh satu sama lain seperti contoh, "Kamu tadi jalan sama cewek kan?", "Tuh kan kamu pasti nempel sama banyak cewek!".


          Sepertinya hanya segitu saja yang bisa saya sampaikan, karena semuanya juga diambil dari pengalaman pribadi saya sendiri. Saya juga pernah melakukan LDR, tapi menurut saya, lebih baik melakukan hubungan normal didunia nyata dari pada melakukan LDR. Karena kita akan bisa menjadi lebih sehat dan tidak sakit karena terlalu lama bermain gadget tanpa ada istirahat lebih.
So, semua itu tergantung kepada diri kalian masing masing.
Saya hanya menyarankan dan menjelaskan apa yang sudah pernah saya alami ^^..


Tags: ,

Written by

Seorang penulis novel fantasi yang memiliki minat dalam berbagai hal seperti programming dan game making.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fantasy

Fiksi Ilmiah

Wattpad: @yusriltakeuchi

Copyright © Yurani Takeuchi | Thanks to Yusril Takeuchi