Featured Post Via Labels

Instagram Photo Gallery

28 Mar 2015

Jack: Si Tukang Kayu Dari Desa Hilir Sungai

Share & Comment


Pada zaman dahulu, hiduplah seorang tukang kayu yang bernama Jack yang berasal dari Desa Hilir Sungai. Dia seorang tukang kayu yang sangat jujur dan tidak pernah berbohong. Setiap pagi dia menghancurkan kayu-kayu untuk dijual kepada orang lain. Dia hidup sebatang kara hanya bersama neneknya, kedua orang tuanya telah meninggal dunia karena kasus kebakaran hutan, kakeknya telah meninggal karena serangan jantung, sedangkan neneknya menderita sakit parah. Dia harus bekerja setiap hari demi menncukupi kebutuhan sehari-hari serta untuk pengobatan neneknya. Dipagi hari yang cerah diiringi aliran sungai yang deras, Jack mengantar pesanan kayu milik pelanggan. Selepas dia sampai dirumah pelanggan, Jack memberikan kayu kepada pelanggan serta apa saja kekurangan kayu yang dia punya. Jack selalu tersenyum ketika berhadapan dengan pelanggannya, karena kejujurannya itulah terkadang jack mendapatkan bonus harga dari kayu yang dijualnya. Kejujurannya justru membawakan hasil yang baik untuknya.

Diperjalanan menuju pulang, Jack justru mendapatkan musibah yang berat. Dia dirampok habis-habisan sehingga seluruh uang yang dia hasilkan dari menjual kayu habis diambil perampok tersebut. Jack menangis serta berkata “Ya tuhan, cobaan apalagi yang kamu berikan kepadaku? Uang itu adalah satu-satunya untukku dan nenekku makan, serta untuk berobat nenenkku. Jika bukan dari uang itu, darimana lagi aku akan mendapakannya? Serta aku tidak bisa makan malam ini karena tidak memiliki uang”, ucap Jack sambil menangis mengeluarkan air mata.
Ketika berdagang, terkadang jack suka memberikan bonus kayu kepada pelanggan, tak heran Jack mendapatkan banyak pesanan kayu. Tapi perampokan itu justru membuatnya sulit sehingga tidak punya uang untuk makan. Langkah demi langkah Jack pulang menuju rumah, namun ketika diperjalanan dia menemui sebuah sungai yang tidak terlalu luas sambil beristirahat dibawah pohonnya serta menaruh kapaknya dipinggir pohon. Jack teridur pulas, dia berharap semoga akan mendapatkan makanan, karena dia sangat tidak punya uang lagi. Waktu terus berjalan, tak terasa sudah jam 4 sore. Jack kaget, dia sudah tertidur terlalu lama sehingga sampai melupakan neneknya. Dan diapun harus segera pulang menemui neneknya. Karena Jack terlalu terburu-buru, dia tidak sengaja menendang kapaknya sehingga terjatuh kedalam sungai. Jack sangat histeris, kapak itu adalah satu-satunya alat yang digunakan untuk mendapatkan uang. Tak lama kemudian muncullah cahaya dari dalam sungai itu. Jackpun kaget dan berkata “Ssssinar apa itu yang muncul dari dalam sungai?”, saut Jack sambil memegang pohon. Tiba-tiba keluarlah seorang peri dari dalam sungai itu. Warga Desa Hilir Sungai mempercayai bahwa sungai yang berada didekat desanya terdapat seorang peri penjaga sungai tersebut, walau sebagian orang tidak mempercayainya. Jackpun kaget, dia tidak menyangka jika cerita yang orang-orang katakan adalah benar.

            Kemudian Peri itu bertanya kepada Jack “Hai anak muda, siapakah namamu? Sepertinya kamu sedang bersedih?”, tanya peri tersebut. Jack menceritakan semua kejadian yang dialaminya sejak pagi hari
“Namaku Jack, aku sedang sedih, ketika dipagi hari aku mendapatkan banyak pesanan kayu serta memiliki banyak uang, namun selepas diperjalanan pulang aku dirampok, semua uangku habis sehingga aku tidak memiliki uang lagi unuk membeli makanan, aku tidak bisa membeli makanan untuk nenekku yang sedang sakit”, saut Jack sambil bersedih.  Lalu peri itu bertanya lagi “Lantas mengapa kamu berada ditempat ini?”, tanya peri itu sambil tersenyum. Jackpun menjawabanya
“Ketika sehabis dirampok, badanku sakit karena dipukuli, dan aku sangat letih sekali. Kebetulan aku melewati tempat ini sehingga aku beristirahat sebentar, karena aku ketiduran akhirny tidak sadar bahwa hari sudah sore. Lalu ketika ingin pulang, aku tidak sengaja menendang Kapakku kedalam sungai ini, maafkan aku karena sudah membuang sampah ditempat suci ini”, ucap Jack sambil meminta maaf. Tiba-tiba ditangan peri tersebut muncul 3 kapak, yang pertama Kapak dari batu, yang kedua Kapak dari emas, dan yang terakhir Kapak dari berlian. Lalu peri itu bertanya lagi “Ditanganku terdapa 3 kapak, ada kapak batu, emas, serta berlian. Yang manakah kapak milikmu?”, tanya peri tersebut sambil menunjukkannya ke Jack. Karena Jack orang yang jujur, diapun mengatakan sejujurnya
“Kapakku bukanlah yang terbuat dari berlian, ataupun emas. Kapakku hanyalah kapak batu biasa.”, saut Jack dengan lantang. Peri tersebu tersenyum sambil menatap Jack, dia berkata lagi “Kamu memang orang yang sangat jujur, karena kamu telah berkata jujur, aku akan memberikan ketiga kapak ini untukmu sebagai hadiah dari kejujuranmu.”, saut peri tersebu sambil memberikan ketiga kapak itu kepada Jack. Jackpun kaget, dia sangat berterima kasih kepada peri itu karena memberikan 3 Kapak berharga itu. Lalu peri itu berkata “Apakah kamu sedang sangat lapar?”, tanya peri tersebut. Jack menjawabnya sambil memegang perutnya “Aku memang sangat lapar, terutama nenekku dirumah, ketika pagi aku hanya memakan 1 buah roti saja dan 1 bubur untuk nenekku”, ujar Jack. Tiba-tiba muncullah cahaya dari sebelah kanan jack, diapun menutupi matanya karena sinar itu terlalu silau. Tapi apa hasilnya? Ketika Jack membuka matanya, disitu terdapat banyak sekali makanan mewah dan enak. Jack heran dan bertanya “Makanan dari siapa ini? Dan untuk siapakah makanan ini?” Peri itu tersenyum lagi dan menjawab “Semua makanan ini dariku, dan semuanya untukmu serta nenekmu. Bawalah semua makanan ini dan berpestalah dirumahmu. Aku tau kamu orang yang sangat jujur, dan kamu berhak mendapatkan ini semua” Jack sangat berterima kasih kepada peri itu, hingga pada akhirnya Jack pulang kerumah membawa 3 Kapak serta makanan mewah itu. Jack sangat beruntung, ternyata perampokan tadi membawakan hasil yang sangat baik untuknya. Dan akhirnya Jack makan besar bersama neneknya sampai kenyang.

Kesimpulan:
            Kesimpulan dari cerita ini adalah, jadilah orang yang jujur, maka jika kamu menjadi orang yang jujur kamu akan mendapatkan keuntungan yang berlimpah. Serta kamu akan lebih dihargai dan disenangi banyak orang. Jika kamu mendapatkan musibah, tetaplah sabar dan jangan putus asa. Karena pasti ada hikmah dibalik semua musibah itu. Ada sebuah kebahagiaan dibalik semua musibah itu untukmu wahai orang-orang yang jujur.
Perlu diingat juga, jangan menjadi orang yang teledor atau tergesa-gesa, karena penyesalan akan selalu datang belakangan.




-Tamat
Tags:

Written by

Seorang penulis novel fantasi yang memiliki minat dalam berbagai hal seperti programming dan game making.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fantasy

Fiksi Ilmiah

Wattpad: @yusriltakeuchi

Copyright © Yurani Takeuchi | Thanks to Yusril Takeuchi